Universitas Terbuka Majene menggelar Wisuda Daerah Periode I Tahun 2026, Senin(11/5/2026) yang di gelar Grand Maleo Hotel And Convention Kabupaten Mamuju. Hadir dalam Acara Gubernur Sulawesi Barat, Dr. H. Suhardi Duka, MM, Wakil Bupati Mamuju, Yuki Permana, ST., Unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Barat, Bupati Kabupaten Majene, yang diwakili oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan Bapak Drs. H. Mustamin, Rektor Universitas Terbuka yang diwakilkan oleh Dekan FHISIP Universitas Terbuka Dr. Meita Istianda., S.Ip., M.Si., Direktur UT Devi Ayuni, S.T., M.Si. civitas Akademik Universitas Terbuka dan wisudawan yang didampingi orang tua atau keluarga.
Gubernur Sulawesi Barat, H. Suhardi Duka dalam sambutannya menguraikan bahwa menjadi Sarjana harus memegang tiga unsur yakni Revolusioner, Integritas dan Adaptif. Revolusioner adalah inovasi yang mampu membangun usaha dan potensi lokal, menciptakan solusi untuk masyarakat dan menggerakkan orang lain untuk maju bersama. Integritas adalah kesesuaian apa yang kita katakan, apa yang kita lakukan dan apa yang kita pertanggungjawabkan. Dan Adaptif adalah mudah menyesuaikan diri dengan keadaan atau lingkungan. Sifat ini menunjukkan kemampuan seseorang atau sesuatu untuk berubah, merespons, dan berfungsi dengan baik di bawah kondisi baru, perkembangan zaman, atau tuntutan norma sosial yang berlaku.
“Harapan saya bagi semua Wisudawan : Saya tidak meminta saudara hanya menjadi sarjana, saya meminta saudara mejadi penjaga kepercayaan, karena dalam dunia yang penuhh kompetesi, yang bertahan bukan yang paling kuat, tetapi yang paling dipercaya”.
Wakil Bupati Mamuju, Yuki Permana yang dikonfirmasi di sela kegiatan menegaskan bahwa Kegiatan Wisuda hari ini bukan hanya kebanggan anak yang diwisuda, orang tua dan keluarga tetapi juga merupakan kebangggan dari pemerintah Kabupaten Mamuju. “Pesan kepada semua wisudawan saat ini mereka sudah sampai pada puncak sementara dari tahapan Pendidikan, untuk itu harus tetap semangat, karena sesungguhnya tahap ini merupakan batu loncatan ketahap awal dunia kerja dan pengabdian kepada Masyarakat. Saat ini banyak program kegiatan dari Pemerintah Kabupaten Mamuju bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja, misalnya dengan Program Magang yang dianggap bisa mengakomodir banyaknya Angkatan Kerja disetiap Lulusan dari Universitas yang ada di Sulawesi Barat.
Dekan FHISIP Universitas Terbuka Dr. Meita Istianda, S.Ip., M.Si. dalam laporannya menguraikan bahwa Pendidikan sejatinya tidak berhenti di ruang kuliah atau pada selembar ijazah saja, melainkan terus berlanjut dalam praktik kehidupan nyata melalui kerja yang revolusioner, berdedikasi, kontribusi sosial yang bermakna, serta pengembangan diri yang berkesinambungan. Sebagai lulusan Universitas Terbuka, saudara memiliki keunggulan tersendiri. Sistem pembelajaran jarak jauh yang telah ditempuh bukan hanya mengasah kecerdasan intelektual, tetapi juga melatih kemandirian, disiplin waktu, dan kemampuan beradaptasi terhadap berbagai situasi.
Jumlah wisudawan UT Majene Periode I Tahun 2026 yaitu sebanyak 434 Wisudawan yang tersebar di 6 Kabupaten di Sulawesi Barat, yakni Kabupaten Polman 78 Orang, Kabupaten Majene 102 Orang, Kabupaten Mamuju 140 Orang, Kabupaten Mamasa 37 Orang, Kabupaten Mamuju Tengah 58 Orang dan Kabupaten Pasangkayu 19 Orang. Wisudawan ini tersebar di 22 Program Studi dari 49 Program Studi yang tersedia di Universitas Terbuka. Dimana Wisudawan Terbaik dari Program Magister atas nama Jasmiati Paba pada Program Magister Manajemen dan Program Strata I, atas Nama Cindy Novia Handiyanti dengan Program Studi Agribisnis, keduanya merupakan Wisudawan dari Kabupaten Mamuju.
(Diskominfosip/RN)
