Peringatan Hari Jadi Mamuju yang ke-486 Tahun terlihat begitu meriah, hal ini tampak dari antusiasme peserta Upacara Bendera yang menggunakan pakaian adat. Upacara peringatan Hari Jadi Mamuju ini juga pertama kali dilaksanakan dalam momentum Hari Jadi yang jatuh pada setiap tanggal 14 Juli.
Gubernur Sulawesi Barat, Dr. H. Suhardi Duka, M.M., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara menyampaikan, dengan usia yang sudah hampir mencapai lima abad menandakan bahwa Mamuju memiliki ketangguhan historis, kekuatan budaya dan semangat juang yang terus menyala dari generasi ke generasi.
“Hari ini adalah momentum untuk merenungi perjalanan panjang tersebut, mensyukuri capaian yang telah diraih, sekaligus mengatur tekad untuk melangkah lebih maju di masa mendatang” Ujarnya.
Di akhir penyampaiannya, Gubernur Sulawesi Barat berpesan dalam Bahasa Mamuju “Da’a Muala Punna Use Anummu, Punna Use Anummu Ampe Muala Anunna Todapa, Punna Anunna Todapa Muala berarti Monanakoko (Jangan Ambil Yang Bukan Menjadi Hakmu, Ketika Hak Orang Lain Kamu Ambil, Itu Artinya Kamu Mencuri, red.)”
Ia juga berpesan agar tetap menjaga semangat dan berpasrah Kepada Tuhan Yang Maha Esa, menurutnya dengan berpasrah dan mengharap ridho Tuhan akan mampu membangun masa depan Mamuju yang lebih baik.
Dalam upacara peringatan Hari Jadi Mamuju tersebut, selain dihadiri oleh Gubenur Sulawesi Barat yang sekaligus sebagai Mantan Bupati Mamuju, juga dihadiri Mantan Bupati Mamuju lainnya, H. Almalik Pababari dan H. Habsi Wahid. Selain itu, juga dihadiri Bupati Mamuju Tengah, Wakil Bupati Mamasa, Bupati Majene, jajaran Pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Kabupaten Mamuju, Pejabat Eselon II Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, serta Pejabat Eselon II dan III Lingkup Pemerintah Kabupaten Mamuju.
(DISKOMINFOSIP/HH)
