Berita  

Bupati Mamuju Lepas Kontingen Kwarcab Mamuju, “Jamnas 2026 is Your Stage”

Bupati Mamuju, yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra, Abd. Rasyid, SE., secara resmi melepas kontingen Kwarcab Pramuka Asal Kabupaten Mamuju untuk mengikuti Jambore Nasional XII di Cibubur. Turut hadir dalam acara yang digelar di Aula Kantor Bupati Mamuju, pada Senin, 10 Agustus 2026 yakni Ketua Kwarcab Pramuka Provinsi Sulawesi Barat, Hj. Suraidah Suhardi, Ketua Kwarcab Kabupaten Mamuju, Muh. Zulfikar Suhardi, para pembina, orang tua Siswa dan sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan, Abd. Rasyid menyampaikan bahwa Jambore Nasional bukan sekadar agenda rutinitas lima tahunan, apalagi sekadar acara kumpul-kumpul biasa. Jamnas 2026 is Your Stage. “Ini adalah panggung kalian untuk membuktikan bahwa anak-anak muda Mamuju adalah pribadi yang tangguh, adaptif, kreatif, dan berdaya saing tinggi. Di sana, kalian tidak hanya mewakili diri sendiri atau sekolah, tetapi kalian adalah ambassador—duta terbaik yang membawa citra, budaya, dan keramahan masyarakat Mamuju di mata Indonesia.”

Selama mengikuti Jambore Nasional, Asisten menitipkan beberapa pesan untuk peserta diantaranya, “Jadilah connector dan sahabat bagi semua. Manfaatkan momen ini untuk memperluas jaringan pertemanan. Kenalkan budaya Mamuju yang kaya, dan serap hal-hal positif dari saudara-saudara kalian dari daerah lain. Tunjukkan vibe positif dan mental juara. Tampilkan performa terbaik di setiap kegiatan, namun tetap rendah hati. Dan jaga kesehatan dan kekompakan. Ingat, great teamwork makes the dream work. Saling jaga, saling dukung, dan dengarkan arahan dari para kakak pembina.”

Senada dengan itu, Ketua Kwarcab. Provinsi Sulawesi Barat, Suraidah Suhardi, menekankan bahwa sebagai peserta Jamnas, peserta harus menjadi duta daerah di tengah ribuan peserta, Tunjukkan bahwa Sulawesi Barat mungkin kecil dalam jumlah namun besar dalam karakter.
“Jamnas adalah laboratorium, dan merupakan tempat belajar. Kita akan bertemu dengan kakak yang memiliki latar belakang budaya, bahasa dan karakter berbeda sehingga kita perlu adaptif. Bagaimana berkomunikasi dengan orang baru, bagaimana bekerja dalam kelompok, bagaimana menghargai perbedan, bagaimana mengambil keputusan, bagaimana memecahkan masalah, bagaimana menjadi pemimpin, dan mampu menjadi anggota tim.”

Jumlah Kontingen Kwarcab Gerakan Pramuka Mamuju, yang akan berangkat adalah 49 Orang dengan uraian jumlah peserta 19 orang dan sisanya Pembina dan Pendamping. Di akhir acara juga dirangkaikan dengan penganugerahan tanda kecakapan Pramuka Garuda Tahun 2026 untuk 15 orang anak Pramuka Penggalang.
(Diskominfosip/RN)