Berita  

14 KK Terdampak Puting Beliung di Karataun, Pemkab Mamuju Salurkan Bantuan

MAMUJU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju menyalurkan bantuan kepada 14 kepala keluarga (KK) terdampak angin puting beliung di Dusun Salulekke, Desa Karataun, Kecamatan Kalumpang, Rabu 28 Oktober 2026. Penyaluran bantuan melalui Dinas Sosial Kabupaten Mamuju tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Bantuan yang diberikan meliputi kebutuhan permakanan, sandang, serta kebutuhan dapur. Kepala Dinas Sosial Mamuju, Ikhsan Lasami, mengatakan bantuan yang disalurkan mencakup bahan pangan, seperti beras, terigu, kecap, dan minyak goreng. Selain itu, terdapat bantuan dari Kementerian Sosial berupa kasur, selimut, air, serta kebutuhan lainnya.

“Untuk bencana sosial akibat angin puting beliung di Desa Karataun, tepatnya Dusun Salulekke, bantuan telah disalurkan kepada 14 kepala keluarga,” kata Ikhsan.

Ia menjelaskan, penanganan melalui Dinas Sosial difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak. Sementara itu, untuk penanganan rumah yang mengalami kerusakan, diperlukan pendataan lebih lanjut dan koordinasi dengan perangkat daerah terkait. Menurut Ikhsan, data warga terdampak yang disampaikan pemerintah desa masih perlu dilengkapi, terutama terkait identitas penerima bantuan dan kondisi rumah yang mengalami kerusakan. Setelah data tersebut lengkap, Dinas Sosial akan berkoordinasi dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PERKIM) agar dapat diverifikasi dan dipertimbangkan dalam program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

“Kami sebenarnya ingin bergerak cepat, tetapi data harus dilengkapi terlebih dahulu. Setelah data dari Kepala Desa tersedia, kami akan meneruskannya ke Perkim untuk ditindaklanjuti sesuai program yang ada,” jelasnya.

Sekretaris Desa Karataun, Alfredo M. Luther, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang disalurkan Pemerintah Kabupaten Mamuju. Ia mengatakan, angin puting beliung beberapa waktu lalu mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah warga, mulai dari kerusakan atap dan dinding hingga kerusakan berat pada bangunan. Menurut Alfredo, sebagian warga masih tinggal bersama keluarga yang rumahnya tidak terdampak. Sementara itu, warga lainnya bertahan di rumah masing-masing dengan kondisi seadanya.
Ia berharap perhatian pemerintah dapat berlanjut pada upaya penanganan rumah yang rusak sehingga warga dapat kembali menempati hunian yang lebih aman dan layak.

Senada dengan itu, Camat Kalumpang, Kalvari Samatimbang, mengapresiasi bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Mamuju. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memberikan dukungan moral kepada warga yang terdampak bencana.

“Kami atas nama Pemerintah Kecamatan sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Mamuju. Harapannya, bantuan ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak musibah dan menunjukkan bahwa pemerintah hadir memperhatikan masyarakat,” ujarnya. Kalvari menambahkan, Pemerintah Kecamatan bersama Pemerintah Desa terus memberikan penguatan kepada warga terdampak serta menyuarakan kebutuhan masyarakat agar mendapat perhatian lebih lanjut.

Penyaluran bantuan tersebut juga dirangkaikan dengan sosialisasi Perlindungan Sosial (PERLINSOS) yang diikuti puluhan warga dengan antusias.(Diskominfosip/IF)