Berita  

Wabup Mamuju Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata

MAMUJU — Wakil Bupati Mamuju, Yuki Permana, meminta seluruh perangkat daerah memastikan program penanggulangan kemiskinan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Keberhasilan program, menurutnya, tidak cukup diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan atau anggaran yang terserap. Hal itu disampaikan Yuki saat memimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan Penanggulangan Kemiskinan Daerah Kabupaten Mamuju Semester I Tahun 2026 di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Mamuju, Kamis (29/10/2026).

Dalam arahannya, ia meminta setiap Perangkat Daerah melihat kembali sejauh mana program yang telah dilaksanakan mampu membantu masyarakat keluar dari kesulitan ekonomi. Evaluasi juga perlu mencakup ketepatan penerima manfaat, perubahan yang dirasakan masyarakat, serta kendala yang masih dihadapi di lapangan.

“Upaya penanggulangan kemiskinan tentunya tidak cukup hanya dengan melaksanakan program dan menghabiskan anggaran, tetapi harus kita pastikan bahwa setiap rupiah anggaran benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Yuki.

Ia juga mengingatkan pentingnya penggunaan data yang akurat dalam penyaluran bantuan sosial. Data yang tepat diperlukan agar bantuan tidak salah sasaran dan tidak terjadi tumpang tindih program antar instansi. Menurutnya, data kemiskinan harus menjadi dasar bagi pemerintah untuk menentukan masyarakat yang membutuhkan bantuan, mengetahui kondisi mereka, dan menyesuaikan intervensi dengan kebutuhan di lapangan.

Yuki turut meminta Perangkat Daerah bersama Camat, Lurah, dan Kepala Desa memperkuat koordinasi dalam menangani persoalan kemiskinan. Ia menekankan bahwa upaya tersebut tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama seluruh unsur pemerintah sesuai tugas masing-masing. Melalui rapat ini, Pemerintah Kabupaten Mamuju diharapkan dapat melihat capaian program selama Semester I Tahun 2026 sekaligus mengidentifikasi berbagai persoalan yang masih perlu ditangani.

Hasil evaluasi tersebut selanjutnya diharapkan menjadi dasar untuk memperbaiki pelaksanaan program, sehingga upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Mamuju semakin tepat sasaran dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
(Diskominfosip/AS)