Berita  

Hadiri Maulid di Saludengen, Bupati Sutinah Upayakan Peningkatan Jalan Empat Dusun

MAMUJU– Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi, menyampaikan rencana peningkatan akses jalan menuju empat dusun di Desa Saludengen, Kecamatan Tommo. Upaya tersebut merespons aspirasi masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses, terutama saat musim hujan.

Hal itu disampaikan Sutinah saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Nurul Hikmah, Desa Saludengen, Jumat, 9 Oktober.

Dalam sambutannya, Sutinah mengatakan, Pemerintah Kabupaten akan terlebih dahulu memastikan kewenangan jalan yang diusulkan sebelum menentukan bentuk intervensi. Ia menyebut, pengerasan jalan menuju empat dusun tersebut berpotensi mendapat dukungan anggaran sekitar Rp. 1 Miliar.

“Kalau kewenangan Kabupaten, segera bikin proposalnya. Saya akan anggarkan untuk 2027,” kata Sutinah dalam sambutannya.

Ia meminta Pemerintah Desa segera mengajukan proposal agar usulan tersebut dapat diperiksa oleh dinas terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah jalan yang dimaksud menjadi kewenangan Pemerintah Desa atau Kabupaten.

Menurut Sutinah, jika jalan tersebut masuk dalam kewenangan Kabupaten dan memungkinkan untuk diintervensi, pemerintah akan mengupayakan penanganannya melalui perencanaan anggaran 2027.

Ia juga menyatakan akan meneruskan aspirasi pembangunan jalan tersebut kepada Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, agar Pemerintah Provinsi dapat mempertimbangkan dukungan sesuai kewenangannya.

Sebelumnya, Kepala Desa Saludengen, Harianto, menyampaikan bahwa akses menuju empat dusun di wilayahnya masih membutuhkan peningkatan dan pengerasan jalan. Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat lebih memilih menggunakan jalur sungai atau perahu untuk beraktivitas.

Harianto menjelaskan, jalan menuju dusun-dusun tersebut sudah dibuka, tetapi belum dapat dilalui secara optimal sepanjang tahun. Saat musim kemarau, jalan masih bisa dilewati menggunakan sepeda motor. Namun, ketika musim hujan, akses tersebut sulit atau tidak bisa dilalui.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten memberi perhatian terhadap peningkatan jalan, termasuk akses yang menghubungkan desa dengan wilayah Kecamatan.

Selain pembangunan jalan, Harianto juga menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kebutuhan ambulans untuk menunjang pelayanan kesehatan di Desa Saludengen.

Menanggapi permintaan tersebut, Sutinah menyampaikan rencana penyerahan ambulans bagi desa itu pada 2026. Ia menyebut penyerahan diupayakan bertepatan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional pada November mendatang.

Sutinah menjelaskan, apabila ambulans diserahkan kepada Desa, biaya bahan bakar dan pemeliharaannya akan menjadi tanggungjawab Pemerintah Desa. Ia juga menegaskan bahwa pelayanan ambulans bagi masyarakat harus diberikan secara gratis.

Pada kesempatan tersebut, Sutinah turut menjelaskan keterbatasan anggaran yang dihadapi Pemerintah Kabupaten Mamuju. Menurut dia, pemerintah kabupaten mengalami efisiensi anggaran hampir Rp. 200 Miliar akibat pengurangan dari Pemerintah Pusat.

Kondisi itu berdampak pada ruang fiskal pemerintah dalam memenuhi berbagai kebutuhan pembangunan. Karena itu, ia berharap masyarakat dan Pemerintah Desa dapat terus berkoordinasi agar kebutuhan prioritas bisa diusulkan melalui mekanisme perencanaan yang tersedia.

Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat Desa Saludengen. (Diskominfosip/IF)