Pemerintah Kabupaten Mamuju melakukan penanaman 1.225 pohon, kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian dalam Peringatan Hari Jadi Mamuju yang Ke-486 Tahun.
Adapun Pohon yang akan ditanam terdiri dari 825 pohon Mangrove, Ketapang Kencana 200 pohon dan Pucuk Merah 200 pohon.
Mengawali penanaman pohon tersebut Pemerintah Kabupaten Mamuju melakukan penanaman Mangrove di Kawasan Kampung Nelayan Merah Putih Sumare, pada Sabtu (19 Juli 2026).
“Penanaman Mangrove ini merupakan langkah nyata untuk memulihkan kawasan pesisir yang mengalami kerusakan atau alih fungsi lahan” Kata Bupati Mamuju, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi, SH., M.Si.
Ia menambahkan, penanaman Mangrove merupakan salah satu upaya Pemerintah dalam mencegah abrasi, karena membuat tanggul pemecah ombak membutuhkan anggaran yang sangat besar.
“Kita mulai dari hal kecil, yaitu menanam Mangrove agar abrasi di pesisir Mamuju tidak semakin parah” Ungkap Bupati Mamuju.
Kegiatan penanaman Mangrove tersebut melibatkan berbagai stakeholder, diantaranya Kejaksaan Negeri Mamuju, Kementrian Hukum Kanwil Sulbar, DPRD Kabupaten Mamuju, Dinas Kelautan dan Perikanan Sulbar, Kepolisian, Lanal Mamuju, BPJS Ketenagakerjaan, Bank Indonesia Kanwil Sulbar, Bank Sulselbar Cabang Mamuju, KAGAMA Sulbar, Mahasiswa KKN UGM, Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kabupaten Mamuju, Sekolah dan seluruh masyarakat dan Nelayan disekitar Kampung Nelayan Merah Putih Sumare. (DISKOMINFOSIP/HH)
